Selamat membaca
Membuat Esai itu mudah
semoga bermanfaat

Label

Translate

Powered by Blogger.

Followers

Top Commentators


Membuat Esai itu mudah

Bacaan online berisi pengetahuan, fakta, dan opini tentang Islam dan akuntansi | Artikel dan gambar unik, aneh, serta lucu

Blog ini sangat memerlukan komentar anda untuk dapat terus berkembang, apapun saran dan kritik anda sangat membanggakan bagi saya untuk menerimanya | Ber-Tukar Link / Banner adalah salah satu hal yang kami tunggu | Anda dapat juga Follow Blog ini dengan klik button "join this site", dan ikuti instruksi selanjutnya | Apabila artikel di blog ini anda sukai atau dinilai bermanfaat bagi yang lain, mohon untuk membagikannya ke teman anda melalui klik tombol share (facebook dan tweeter) di bawah judul artikel, atau dengan klik "like" | Terima kasih telah mengunjungi Blog Ini || by: Resna Tazkiyatunnafs, Magetan 21-5-1991||

Membuat Esai itu mudah

Membuat Esai itu mudah - Sebagian besar dari orang yang mengalami pendidikan akan dihadapkan dalam pembuatan karya tulis. Entah itu dalam bentuk puisi, makalah, cerpen, maupun essai. Untuk yang terakhir ini saya menyebutkan mudah karena memang kenyataanya membuat essai itu mudah (bandingkan dengan membuat karya tulis, hehehe). Tapi apakah essai yang kita buat sudah baik dan benar ? Itu masalah lain yang perlu dipecahkan dengan belajar dan berlatih. Latihan utama seorang penulis adalah menulis, menulis, dan menulis!

Sebelum masuk tahap latihan menulis, di bawah ini bersama-sama kita akan belajar mengenai essai.

Definisi/ Pengertian Esai

Essai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang penulis dan bukan menggunakan kaidah puisi, syair, atau karangan lainnya.

Dalam pengertian ini, pembahasan secara sepintas bukan berarti melakukan penilaian suatu masalah secara serampangan dan asal-asalan. Jadi keunggulan dan perbedaan tiap essai bisa dilihat dari cara pandang penulis dalam membahas suatu masalah.

Berbeda dengan format penulisan karya ilmiah semacam makalah. Pada essai tidak dituntut pemakaian bahasa yang analitik. Dalam essai diperkenankan menggunakan bahasa ringan, acak, dan provokatif. Tapi pada intinya essai mengungkapkan opini penulis berdasarkan (tidak keluar) tema yang dia tentukan sebelumnya.


 
Bagian-bagian Dasar Essai

1. Pendahuluan, yang berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi subyek bahasan dan pengantar tentang subyek yang akan dinilai oleh penulis.

2. Tubuh esai, yang menyajikan seluruh informasi tentang subyek.

3. Bagian akhir, yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh essai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subyek yang dinilai oleh penulis.


 
Langkah-langkah Membuat Essai

1. Menentukan tema/ topik
Dalam menentukan tema hendaknya jangan terlalu luas atau yang paling baik adalah yang kita kuasai. Tema yang dipilih harus memiliki manfaat bagi pembacanya. Dan lebih baik jika dengan tema tersebut merupakan masalah yang bisa membekas di hati pembaca, jadi bukanlah hal yang mudah dilupakan.

2. Membuat outline/ garis besar/ ide pokok/ semacam kerangka karangan
Dalam menulis outline usahakan diawali dengan pemaparan data dan fakta nyata. Selanjutnya tugas kita mengritisi hal tersebut, atau jika perlu dibandingkan dengan fakta lain.

3. Menuliskan pendapat/ opini dari penulis (kita) dengan padat dan jelas

4. Membuat paragraf pertama yang sifatnya sebagai pendahuluan.
Dan pada bagian inilah kita menulis alasan penulisan dan latar belakang masalah.

5. Menulis tubuh esai.
Memulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian membuat beberapa subtema pembahasan agar lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan penulis (kita), selanjutnya mengembangkan subtema yang telah dibuat.

6. Menuliskan kesimpulan.
Berguna untuk membentuk opini pembaca. Karena memang tugas penulis esai adalah seperti itu. Berbeda dengan penulis berita di media massa yang “seharusnya” bersikap netral. Kesimpulan harus tegas dan kuat. Perhatikan! Jika anda sendiri masih ragu dengan kesimpulan yang anda buat, jangan berharap untuk meyakinkan orang lain dengan argumen anda.

7. Memberikan sentuhan akhir pada essai.
Hal ini dimaksudkan agar pembaca terkesan dan dapat mengambil manfaat dari tulisan tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga membentuk kerangka berpikir secara utuh.
Dalam hal ini perlu diperhatikan ulang penggunaan EYD, pencantuman sumber, penguatan persepsi yang masih lemah, dan sentuhan lain sesuai kreatifitas anda.

Baiklah setelah sedikit belajar mengenai essai maka bersiaplah untuk berlatih. Bakat memang menentukan kecepatan menguasai di suatu bidang, namun hanya dengan latihan disiplin yang menentukan ketahanan dalam menguasai bidang tersebut. Oleh karena itu menulis, menulis, dan menulislah!

sumber : my deleted blog
gambar : secangkircoklatpanas.blogspot.com

0 komentar

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Popular Posts

Support kontes SEO FBI-BET.COM TARUHAN BOLA CASINO SBOBET ONLINE BONUS 100% ALL PRODUK