Selamat membaca
Galeri Puisi
semoga bermanfaat

Label

Translate

Powered by Blogger.

Followers

Top Commentators


Galeri Puisi

Bacaan online berisi pengetahuan, fakta, dan opini tentang Islam dan akuntansi | Artikel dan gambar unik, aneh, serta lucu

Blog ini sangat memerlukan komentar anda untuk dapat terus berkembang, apapun saran dan kritik anda sangat membanggakan bagi saya untuk menerimanya | Ber-Tukar Link / Banner adalah salah satu hal yang kami tunggu | Anda dapat juga Follow Blog ini dengan klik button "join this site", dan ikuti instruksi selanjutnya | Apabila artikel di blog ini anda sukai atau dinilai bermanfaat bagi yang lain, mohon untuk membagikannya ke teman anda melalui klik tombol share (facebook dan tweeter) di bawah judul artikel, atau dengan klik "like" | Terima kasih telah mengunjungi Blog Ini || by: Resna Tazkiyatunnafs, Magetan 21-5-1991||

Galeri Puisi

Galeri Puisi - Pada bagian ini saya hanya ingin menampilkan beberapa puisi karya pribadi saya. Bukan sekadar untuk dipuji atau dihina. Tapi hanya dengan menampilkan hal ini, saya telah memuaskan hati saya sendiri. Dan saya hanya berharap semoga andapun bisa turut menikmati.

Jiwa Pilihan


Terpukau pada asa
Asa tiada hati bergeming
Suara-suara hampa di seberang tebing
Rendah berdesir bak hawa surga
Siapa sangka alunan sangkakala
Sabda pandhita ratu
Dari sejuta hanyalah satu
Betapa sukar hutan belukar
Tetap dinanti penduduk negri

Dengar hai anak-anakku
Jadilah pangeran dalam diri hamba
Tiada boleh setan dalam hati paduka
Hidup adalah kesulitan ?
Hidup adalah kesengsaraan ?
Hidup adalah kebosanan ?
Bukan, hidup ialah ciptaan Tuhan



Sebuah kata


Pernahkah kau merenung
Betapa kuingin dirimu bahagia
Bukan ingin dirimu kaya
Bukan ingin dirimu sempurna
Ku hanya tak ingin dirimu terlena
Pada borok berhias bernama dunia

Memang, diriku papa pada urusan harta
Aku hanya punya satu kata
Namun, sungguh indah satu kata yang kupunya
Dengannya hatimu damai
Dengannya hidupmu indah
Maukah kau tahu kata itu?
Sayang sekali
Aku tiada dapat berbagi
Sebab Tuhan telah memberikannya pada tiap hati
Pernahkah dirimu peduli ?

Memilih jalan surga


Tiga tahun proklamasi
Tiga tahun NKRI
Bertahun-tahun melawan panjajah tak berperi

Kini bukan penghargaan yang kuharapkan
Bukan pula pujian sbagai pahlawan
Hanya kuingin bebas dari para setan
Dari kawan yang tlah jadi lawan

Biadab kalian!!! teriakku dalam hati
Kalah keras dengan jeritan saudara-saudaraku yang disileti
Dilempar ke kubang
Bagai bangkai binatang

Andai Tuhan memberiku kekuatan
Untuk sekadar memilih jalan kematian
Kupilih mati dalam medan pertempuran
Melawan para Sekutu serakah
Atau menghadapi Nipon yang haus darah
Daripada di tangan saudara
Yang dirasuki iblis paling hina

Sudahlah kasih


Berpijak pada hatimu
Licin menggelincirkan jalan hidupku

Bergantung pada jiwamu
Rapuh menjatuhkan jiwaku

Jika ada cinta
Tak terbatasi dengan kata bosan

Jika ada sayang
Takkan terobek dengan kata lelah

Tapi aku bosan menunggumu
Tapi aku lelah menasehatimu
Dengarkah kau apa kata hatiku ?

0 komentar

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Popular Posts

Support kontes SEO FBI-BET.COM TARUHAN BOLA CASINO SBOBET ONLINE BONUS 100% ALL PRODUK