Selamat membaca
10 Aksioma Manajemen Keuangan
semoga bermanfaat

Label

Translate

Powered by Blogger.

Followers

Top Commentators


10 Aksioma Manajemen Keuangan

Bacaan online berisi pengetahuan, fakta, dan opini tentang Islam dan akuntansi | Artikel dan gambar unik, aneh, serta lucu

Blog ini sangat memerlukan komentar anda untuk dapat terus berkembang, apapun saran dan kritik anda sangat membanggakan bagi saya untuk menerimanya | Ber-Tukar Link / Banner adalah salah satu hal yang kami tunggu | Anda dapat juga Follow Blog ini dengan klik button "join this site", dan ikuti instruksi selanjutnya | Apabila artikel di blog ini anda sukai atau dinilai bermanfaat bagi yang lain, mohon untuk membagikannya ke teman anda melalui klik tombol share (facebook dan tweeter) di bawah judul artikel, atau dengan klik "like" | Terima kasih telah mengunjungi Blog Ini || by: Resna Tazkiyatunnafs, Magetan 21-5-1991||

10 Aksioma Manajemen Keuangan

10 Aksioma Manajemen Keuangan - Dalam mempelajari Manajemen Keuangan, tidak akan terlepas dari 10 Aksioma. 10 Aksioma ini merupakan dasar dari Manajemen Keuangan. Seorang pemula perlu mempelajari aksioma-aksioma berikut sebelum mengenal dan masuk lebih dalam ke Manajemen Keuangan meskipun dia sama sekali awam dalam dunia keuangan.

Pengertian aksioma adalah sesuatu yang tidak dapat dibuktikan atau ditunjukkan alasannya tetapi dianggap baik, jelas, atau tunduk pada keputusan yang diperlukan. Oleh karena itu, kebenarannya diambil begitu saja, dan berfungsi sebagai titik awal untuk menyusun kesimpulan dan menyimpulkan lainnya (teori tergantung) kebenaran [wikipedia]. Aksioma bisa disebut juga rule of the games (aturan main) atau "memang harusnya seperti itu". Kita ambil contoh : dalam matematika, angka "satu" ditulis dengan "1", atau dengan cara membentuk garis lurus vertikal semacam itu. Kenapa tidak berbentuk seperti ini "%" ? Itu aksioma.

10 Aksioma Manajemen Keuangan tersebut adalah :
1. The Risk - Return Trade Off
Untuk mendapatkan manfaat (pengembalian) dari suatu proyek, kita harus memperhatikan resiko yang akan ditanggung. Tidak diperkenankan mengambil risk (resiko) yang besar apabila return (pengembalian) yang diinginkan tidak lebih besar dar resiko tersebut.

2. Time Value of Money
Nilai uang di masa sekarang tentu lebih besar dibanding diterima di masa yang akan datang. Hal ini disebabkan adanya inflasi, ketidak-pastian di masa mendatang, dan adanya opportunity cost -biaya untuk mendapatkan sesuatu dengan mengorbankan sesuatu yang lainnya-.

3. Cash- Not Profit- is King
Dalam perusahaan, kas adalah segalanya, bukan malah keuntungan. Mengapa ? Kas adalah bentuk paling lancar untuk melakukan ekspansi dan investasi (ataupun reinvestasi) dalam bentuk apapun. Sedangkan profit hanyalah hasil akhir dari keseluruhan operasional perusahaan yang akan dibagikan kepada pemilik/ pemegang saham.

4. Incremental Cash Flow
Tambahan kas, adalah satu-satunya hal yang diperhitungkan. Berbeda dengan akuntansi biasa yang memperhitungkan keseluruhan cash flow, dalam hal ini tambahan kas dapat memperlihatkan misalnya perbedaan kondisi keuangan perusahaan saat sebelum dan sesudah diadakannya produk baru.

5. The Curse of Competitive Market
Di dalam pasar yang kompetitif atau yang sangat ketat persaingannya sebuah perusahaan akan sangat sulit mendapatkan keuntungan yang besar. Dua cara yang lazim digunakan perusahaan dalam bersaing adalah : 1) membuat unik barang yang dijualnya dan 2) menekan biaya produksinya.

6. Efficient Capital Market
Pasar modal dapat dikatakan efisien apabila informasi yang tersedia tentang harga saham, dsb. sangatlah cepat dan tepat. Dalam hal adanya manipulasi oleh pihak-pihak tertentu bisa dikatakan hampir mustahil.

7. The Agency Problem
Wajarnya pihak direksi dan pemilik perusahaan (corporation) adalah orang yang berbeda. Masing-masing tentu menginginkan perusahaan menguntungkan dirinya. Namun pemilik hanya bisa membuat keputusan-keputusan umum dalam RUPS sedangkan manajemen dan operasional diserahkan pada dewan direksi. Disinilah benturan kepentingan dapat terjadi sehingga bisa muncul kecurangan-kecurangan tertentu dalam perusahaan.
Sebenarnya hal ini dapat ditanggulangi dengan adanya peraturan menenai prestasi dan sanksi bagi karyawan. Serta adanya hak opsi membeli saham untuk karyawan sehingga loyalitasnya pada perusahaan tetap terjaga.

8. Taxes Bias Business Decisions
Pajak yang diterapkan di tiap negara berbeda-beda. Bahkan dalam satu negara pun, pajak yang harus dibayarkanpun dapat berbeda-beda. Sehingga dapat mempenaruhi keputusan yang akan diambil perusahaan. Dalam Manajemen Keuangan, perlu ditekankan bahwa segala perhitungan haruslah : setelah pajak.

9. All Risk Is Not Equal
Seluruh resiko yang ada belum tentu sebanding satu dengan lainnya. Hal ini di antaranya disebabkan sulitnya mengukur resiko-resiko tersebut. Solusi alternatif dalam menanganinya adalah adanya diversifikasi.

10. Ethical Behaviour Dilemmas
Etika dan moral adalah hal yang penting. Etika adalah tindakan yang dianggap benar oleh seseorang. Namun apakah etika tersebut tepat dalam bisnis atau sesuai dengan anggapan benar oleh pihak lain, itu yang sulit ditentukan. {lamanbaca}

sumber :
gambar : keuangan.petra.ac.id

0 komentar

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Popular Posts

Support kontes SEO FBI-BET.COM TARUHAN BOLA CASINO SBOBET ONLINE BONUS 100% ALL PRODUK