Selamat membaca
Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah
semoga bermanfaat

Label

Translate

Powered by Blogger.

Followers

Top Commentators


Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah

Bacaan online berisi pengetahuan, fakta, dan opini tentang Islam dan akuntansi | Artikel dan gambar unik, aneh, serta lucu

Blog ini sangat memerlukan komentar anda untuk dapat terus berkembang, apapun saran dan kritik anda sangat membanggakan bagi saya untuk menerimanya | Ber-Tukar Link / Banner adalah salah satu hal yang kami tunggu | Anda dapat juga Follow Blog ini dengan klik button "join this site", dan ikuti instruksi selanjutnya | Apabila artikel di blog ini anda sukai atau dinilai bermanfaat bagi yang lain, mohon untuk membagikannya ke teman anda melalui klik tombol share (facebook dan tweeter) di bawah judul artikel, atau dengan klik "like" | Terima kasih telah mengunjungi Blog Ini || by: Resna Tazkiyatunnafs, Magetan 21-5-1991||

Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah

Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah Sebagai sebuah entitas pelayan publik, pemerintah daerah perlu mempertanggungjawabkan anggaran dan kinerjanya. Bentuk paling utama dari pertanggungjawaban tersebut adalah penerbitan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
 
 
Komponen dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah adalah sebagai berikut :
1.      Laporan Realisasi APBD (LRA)
2.      Neraca
3.      Laporan Arus Kas (LAK)
4.      Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK)

Pihak-pihak yang memanfaatkan Laporan Keuangan Pemda (Pengguna/ User) tersebut bisa jadi terdiri dari beragam elemen dengan maksud dan tujuan masing-masing. Pihak-pihak yang dimaksud di antaranya adalah :
1.      Masyarakat
2.      Para wakil rakyat (DPR/DPRD), lembaga pengawas, lembaga pemeriksa
3.      Pihak yang memberi atau yang berperan dalam proses donasi, investasi dan pinjaman
4.      Pemerintah


Selain sebagai bukti bahwa Pemerintah Daerah mempertanggungjawabkan kinerjanya, tujuan pelaporan keuangan lainnya adalah menyediakan berbagai informasi untuk penggunanya. Informasi yang dapat diperoleh di antaranya mengenai kesesuaian cara memperoleh sumber daya ekonomi, jumlah sumber daya ekonomi yang dimiliki, kecukupan penerimaan periode berjalan untuk membiayai pengeluaran, berbagai perubahan posisi keuangan atas kebijakan yang dijalankan, dan sebagainya. Sementara itu, pelaporan Keuangan memiliki peran akuntabilitas, manajemen, transparansi, serta keseimbangan antargenerasi. 


Sebagaimana Laporan Keuangan entitas lainnya, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah harus memenuhi karakteristik kualitatif yang ditentukan (SAP), yaitu :
a.       Relevan
1.      Memiliki manfaat umpan balik (feedback value)
2.      Memilki manfaat prediktif (predictive value)
3.      Tepat waktu
4.      Lengkap
b.      Andal
Informasi yang andal memenuhi karakteristik:
1.      Penyajian jujur
2.      Dapat diverifikasi (verifiability)
3.      Netralitas
c.       Dapat dibandingkan
d.      Dapat dipahami

gambar : http://namapropinsi.blogspot.com/

3 komentar

nuranuraniku.blogspot.com said...

ass
jadi tahu laporan keuangan pemerintah daerah.
sip banget postingannya.

obat paru-paru said...

makasih gan bwt infonya...
salam kenal ja...

Sofiatul Mualimah said...

@Resna T.; salam sahabat juga Resna :) , terima kasih atas kunjungannya, dan pujiannya. sering-sering main kesini ya ;) insya Allah sudah saya kunjungi balik. (ADMIN)

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Popular Posts

Support kontes SEO FBI-BET.COM TARUHAN BOLA CASINO SBOBET ONLINE BONUS 100% ALL PRODUK