Blog adalah karya blogger yang berisi luapan ide, curahan isi hati, sumbangsih ilmu, atau sekadar gagasan iseng sehari-hari. Blogger memublikasikan artikel maupun gambar di dunia internet dalam bentuk blog tentu berharap karyanya itu dapat diperhatikan, diapresiasi, bermanfaat, bahkan dapat memengaruhi orang lain.
Tidak dapat dipungkiri apabila posting di blog tersebut diapresiasi oleh pengunjung entah dengan memberi like this, berlangganan via feedburner, mem-follow blog, atau memberi komentar blogger manapun akan merasa senang dan bangga. Sebaliknya, seorang blogger akan merasa sedih, kesal, bahkan marah apabila posting-posting di blognya tidak dihargai, misalnya dengan copy-paste tanpa izin dan memublikasikan bahwa itu adalah karyanya.
Begitupun saya, meski hanya sebagai koreksi pribadi, sedikitnya komentar, berlangganan via feedburner, mem-follow blog, atau bentuk apresiasi lainnya membuat saya berpikir ulang apa sebenarnya yang salah dengan blog saya. Setelah sedikit berpikir, kira-kira demikianlah beberapa alasannya :
1. Artikel/ Posting yang Kurang Menarik
Hal semacam ini sebenarnya sangat saya hindari karena bagi saya setiap pengunjung datang karena ingin melihat artikel yang saya buat. Oleh karenanya, saya membuat artikel di blog saya bermanfaat untuk semuanya, dapat dibaca sampai kapanpun meski tidak sedang booming. Namun ada kelemahan mendasar pada setiap artikel tersebut yaitu kurang menarik perhatian jika tidak benar-benar butuh. Judul-judulnya yang tidak sepanas berita gosip atau isinya yang tidak menampilkan peristiwa heboh saat sekarang akan dianggap sekadar tukang kelontong keliling sedang lewat.
2. Pengunjung Kurang Tahu Cara dan Arti Berkomentar
Hal ini biasanya bukan untuk blogger namun untuk pengunjung umum. Kebanyakan artikel di blog ini adalah materi kuliah dan pelajaran agama dimana pengunjung umum ingin mendapat informasi saja, entah membaca atau mengkopinya. Sementara itu mengisi kotak komentar adalah hal membuang-buang waktu karena selain hanya membutuhkan informasi, belum tentu materi yang ada di blog ini sesuai apa yang pengunjung tersebut cari.
3. Kurangnya Trafik Pengunjung
Nah, hal inilah yang paling dominan sebagai alasan. Jika blog semakin banyak pengunjung, tentu chance untuk mendapat perhatian akan lebih besar. Sedangkan blog ini masih payah di urutan search engine dan saya sendiri tidak sesering blogger lain yang luang melakukan blogwalking.
3 hal di atas adalah alasan minimal mengapa blog ini kurang dikomentari. Semoga kedepannya Resna Tazkiyatunnafs akan memperbaiki hal tersebut sehingga pengunjung dengan senang hati memberikan komentarnya.
0 komentar
Silahkan Beri Komentar Saudara...