Selamat membaca
Akuntansi Berbasis Akrual Vs Akuntansi Berbasis Kas
semoga bermanfaat

Label

Translate

Powered by Blogger.

Followers

Top Commentators


Akuntansi Berbasis Akrual Vs Akuntansi Berbasis Kas

Bacaan online berisi pengetahuan, fakta, dan opini tentang Islam dan akuntansi | Artikel dan gambar unik, aneh, serta lucu

Blog ini sangat memerlukan komentar anda untuk dapat terus berkembang, apapun saran dan kritik anda sangat membanggakan bagi saya untuk menerimanya | Ber-Tukar Link / Banner adalah salah satu hal yang kami tunggu | Anda dapat juga Follow Blog ini dengan klik button "join this site", dan ikuti instruksi selanjutnya | Apabila artikel di blog ini anda sukai atau dinilai bermanfaat bagi yang lain, mohon untuk membagikannya ke teman anda melalui klik tombol share (facebook dan tweeter) di bawah judul artikel, atau dengan klik "like" | Terima kasih telah mengunjungi Blog Ini || by: Resna Tazkiyatunnafs, Magetan 21-5-1991||

Akuntansi Berbasis Akrual Vs Akuntansi Berbasis Kas

Akuntansi Berbasis Akrual Vs Akuntansi Berbasis Kas - Ada dua macam basis akuntansi yang secara luas digunakan : basis akrual dan basis kas. Dalam akuntansi berbasis akrual, pengaruh dari suatu kejadian usaha langsung diamati pada saat terjadinya. Jika suatu usaha memberikan suatu jasa, melakukan penjualan, atau menyelesaikan suatu beban, transaksi tersebut akan dicatat di dalam buku tanpa memperhatikan apakah uang kas sudah diterima atau belum ataukah kas sudah dikeluarkan atau belum.
Akuntansi Berbasis Akrual Vs Akuntansi Berbasis Kas

Sedangkan dalam akuntansi berbasis kas, kita tidak akan mencatat satu transaksi jika belum ada uang kas yang diterima atau yang dikeluarkan. Penerimaan kas akan diperlakukan sebagai pendapatan dan pembayaran kas akan diperlakukan sebagai beban. Kelemahan pada akuntansi berbasis kas adalah tidak ada pencatatan transaksi yang tidak langsung disertai uang kas.

Misalnya untuk kasus di atas. Pada saat MoU ditandatangani, tidak dianggap sebagai transaksi. Karena itu tidak ada pencatatan apapun yang dilakukan oleh akuntansi. Bagian Akunting baru mencatatnya sebagai transaksi, jika Lembaga Donor telah memberikan dananya baik secara tunai maupun transfer ke rekening bank.

Menurut PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan), organisasi diasumsikan akan hidup terus untuk jangka waktu yang panjang, sehingga pencatatan yang dilakukan harus menggunakan basis-akrual. Hal ini berarti pendapatan diakui dan dicatat pada saat terjadinya dan beban pada saat terjadinya beban. Tetapi memang basis akrual akan sulit dilaksanakan oleh NGO karena sifat dan karakteristik yang khusus dari NGO (Non-Profit Organization).

gambar : pajak-kita.blogspot.com

0 komentar

Silahkan Beri Komentar Saudara...

Popular Posts

Support kontes SEO FBI-BET.COM TARUHAN BOLA CASINO SBOBET ONLINE BONUS 100% ALL PRODUK