17 Agustus, Sudahkah Indonesia Merdeka? - 17 Agustus 2011, yang luar biasanya bertepatan dengan 17 Ramadhan 1432 H, merupakan Hari Peringatan Kemerdekaan Negara Indonesia. Setelah ratusan tahun terjajah oleh Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris, dan Jepang, enam puluh enam tahun lalu, founding fathers Indonesia bersepakat untuk mengumandangkan kalimat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Teks Proklamasi Kemerdekaan yang dibacakan Ir. Soekarno (yang kemudian terpilih sebagai Presiden pertama Indonesia) di Jl. Pegangsaan Timur, No. 56 Jakarta tersebut berbunyi sebagai berikut:
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakandengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05Atas nama bangsa Indonesia.Soekarno/Hatta
Begitulah deklarasi tokoh-tokoh nasional Indonesia menurut sejarah. Akan tetapi hari ini, Indonesia masih terbelenggu dengan berbagai tantangan kehidupan. Kemiskinan, kebodohan, dan kerusakan di segala sendi dan dimensi kenegaraan senantiasa terjadi. Ipoleksosbudhankam tercemari oleh perbuatan manusia, pun kondisi alam yang semakin marah. Lalu, jika seperti ini, sudahkah Indonesia merdeka?
Banyak orang mengatakan tidak. Banyak partai politik "atas nama rakyat" menuntut kemerdekaan. Banyak ormas menuntut dan mengecam pemerintah. Begitulah kondisi masyarakat di Indonesia. Demonstrasi yang tidak dewasa terjadi dimana-mana, separatisme dianggap perwujudan perasaan ketidakadilan, dan tindakan lain dilakukan demi mengekspresikan Indonesia belum merdeka. Saya tidak ingin ikut-ikutan menyalahkan pihak ini itu, namun jika saya ditanya dengan pertanyaan yang sama, sudahkah bangsa Indonesia merdeka? Saya jawab dengan tegas, SUDAH!
Pertama, Indonesia telah menyatakan kemerdekaannya di proklamasi dan konstitusi (Pembukaan UUD 1945) bahwa Indonesia telah merdeka. Pengakuan bahwa Indonesia belum merdeka tentu sebuah penolakan terhadap negara konstitusi dan proklamasi. Kita saja menuntut Negara Belanda untuk mengakui kemerdekaan Indonesia sejak 17 Agustus 1945, masa bangsa Indonesia sendiri hingga kini mengaku belum merdeka.
Kedua, tentu tidak menutup mata dengan kondisi Indonesia hingga saat ini. Seperti saya tulis di atas, Indonesia masih krisis multidimensional, Indonesia masih terkekang oleh masalah. Akan tetapi, janganlah kita menghilangkan semangat kemerdekaan dari benak kita, bangsa Indonesia! Negara ini terwujud berkat rahmat Tuhan YME dengan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Jangan dengan seenaknya menyatakan Indonesia belum merdeka.
Indonesia telah merdeka, kawan. Maka dari itu, marilah bersama-sama kita melakukan yang terbaik yang kita bisa untuk Indonesia. Indonesia boleh saja terkekang dengan banyak masalah, Indonesia memang masih terpengaruh oleh keaadaan masa penjajahan. Tapi ingatlah, kita ini sudah merdeka! Kita bisa menentukan apa dan bagaimana yang akan kita lakukan dan kerjakan.Masalah apapun yang terjadi di Indonesia sebagian besar adalah hasil kelakuan bangsa Indonesia sendiri. Saat ini, pengaruh negara lain itu juga akibat "keinginan" bangsa Indonesia sendiri. Oleh karena itu saya sebut Indonesia sudah merdeka. Tapi perlu belajar dan berusaha terus untuk menggunakan hak dan kewajiban kemerdekaannya.
sumber : my deleted blog
gambar : martha.dagdigdug.com

4 komentar
Merdeka... Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-66
Merdeka ? saya rasa belum. bukan spayol, bukan portugis atau inggris atau belanda ataupun jepang yang menjajah kita sekarang, melainkan bangsa kita sendiri...
@rochaniawan
Tentu apabila definisi "merdeka" adalah ketika masih ada pihak yg sewenang-wenang menindas yg laen, maka selamanya tidak akan pernah ada kemerdekaan.
Namun, bagi saya bangsa Indonesia telah merdeka dalam artian dapat menentukan arah dan tujuan hidupnya sendiri tanpa harus ada kekangan fisik maupun mental dari pihak lain...
Terima kasih atas pendapatnya...:)
Salam MERDEKA, Tulisan anda kembali mengobarkan semangat nasionalisme saya. sebagai generasi penerus bangsa, sifat kritis dan waspada sangat dibutuhkan untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan NKRI.
Ansav last entry : ansav september 2011 ...
Silahkan Beri Komentar Saudara...